Tab View

Selasa, 27 November 2012

Sakit Hati dan Memaafkan


Ada sebuah racun yang boleh jadi kekuatannya lebih besar daripada racun paling mematikan di muka bumi. Racun ini bisa diproduksi oleh setiap orang, dan uniknya lagi setiap orang bisa mengatur seberapa tinggi kadar mematikan dari racun yang ia ciptakan. Namun, bahayanya, racun ini juga bisa membunuh si pembuatnya tanpa ia sadari. Si pembuat boleh jadi mati dalam artian sesungguhnya. Atau, ia bisa juga tetap hidup, tetapi sejatinya ia bak orang mati, karena kini dirinya terbebas dari rasa bahagia. Racun yang saya maksud adalah “sakit hati”!

Insan SuksesMulia, dalam hidup Anda, pasti ada hal-hal, ada orang-orang yang telah menorehkan luka di hati Anda. Ada sebagian luka  yang boleh jadi langsung bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, sebagian sisanya boleh jadi masih ada dan tetap tinggal di hati Anda.
Luka yang tersisa bisa saja mewujud menjadi rasa marah, dendam, dan rasa kebencian yang tidak pernah putus. Atau, luka tadi mewujud menjadi rasa menderita yang tanpa sadar selalu menghantui kemana pun langkah Anda pergi. Hidup Anda pun tidak akan pernah merasa tenang, dan hati Anda tak kunjung merasa tenteram.
“Orang yang lemah tidak akan pernah bisa memaafkan. Memaafkan adalah sebuah atribut yang hanya dimiliki mereka yang kuat,” demikian  Mahatma Gandhi pernah berkata.
Dengan kata lain, bukan kemampuan menyimpan kemarahan dan kebencian yang menjadikan Anda sebagai sosok yang kuat. Bukan pula seberapa hebat Anda mampu membalaskan dendam atas luka yang telah Anda rasakan. Bukan. Bukan itu semuanya… Anda adalah sosok yang kuat ketika Anda mau memaafkan, benar-benar memaafkan, bahkan ketika orang yang melukai Anda tidak meminta maaf kepada Anda.
Dengan memaafkan, Anda telah mengijinkan diri Anda sendiri untuk bisa menjalani hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Andalah yang telah menjebol penjara kemarahan dan penderitaan di hati Anda, karena sesungguhnya Andalah si pemegang kunci atas hati Anda sendiri.
Insan SuksesMulia, mulai saat ini buanglah racun dalam diri Anda. Ganti racun “sakit hati” itu dengan memaafkan dan membuang semua amarah, dendam dan kebencian ke dalam tempat sampah yang Anda tak ingin kembali mengambilnya.
Terima kasih.
Salam SuksesMulia!
Source : Klik Aja!

Ciptakanlah Kebahagiaan


Menurut Daniel Gilbert, Professor bidang Psikologi dari Harvard University dan pengarang buku “Stumbling on Happiness”, ada dua jenis kebahagiaan yaitu: kebahagiaan alami dan kebahagiaan sintesis. Kebahagiaan alami adalah apa yang secara spontan kita rasakan saat mendapatkan apa yang diinginkan. Misalnya, rasa bahagia ketika Anda mendapat bonus yang cukup besar. Sedangkan kebahagiaan sintetis ialah sesuatu yang sengaja kita pilih untuk kita pikirkan atau lakukan supaya bahagia. Bahagia sintesis adalah bahagia yang kita ciptakan. Misalnya, ketika terjebak macet Anda berpikir, “Nah ini kesempatan untuk menelpon dan twitteran..”

Kebahagiaan mana yang bertahan lama, apakah kebahagian yang alami atau sintesis? Ternyata, kebahagiaan sintetis bertahan lebih lama. Sedangkan kebahagian alami akan segera hilang seiring dengan berjalannya waktu. Contohnya, ketika mendapat kenaikan gaji Anda merasa senang dan bahagia, namun seiring berjalannya waktu kenaikan gaji itu akhirnya menjadi biasa..
Lalu, bagaimana caranya menciptakan kebahagiaan sintesis? Banyak jalan menuju Roma, begitu pula ada banyak cara untuk menciptakan kebahagiaan sintesis. Pertama, bekerjalah sesuai passion, gairah atau minat Anda. Bila Anda memilih pekerjaan sesuai passion Anda maka Anda semakin hari akan semakin mencintai pekerjaan itu. Anda akan hanyut dalam pekerjaan itu dan akan semakin bahagia melakukan pekerjaan itu. Karena Anda semakin enjoy maka Anda akan semakin ahli dalam pekerjaan itu. Asyiknya lagi, apabila Anda seorang profesional, semakin Anda mencintai dan menguasai pekerjaan itu, bayaran Andapun akan semakin meningkat. Bahagia, bukan?
Kedua, teruslah belajar untuk mengasah pikiran dan hati Anda. Bacalah buku-buku berkelas, ikuti berbagai training dan seminar
bermutu. Lalu, butir-butir kehidupan dari buku, seminar dan training tersebut Anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu belajar lagi, terapkan lagi, belajar lagi, terapkan lagi, begitu terus menerus…
Terakhir, pasrahkan hidup kita kepada Sang Pencipta. Milikilah keyakinan bahwa Yang Maha Kuasa tidak akan pernah menelantarkan kita.  Dia pasti menjaga kita..  Dia pasti mencintai kita.. Dia pasti menjaga kita, selama kita patuh pada ketentuan-Nya.
Mulai hari ini mari kita ciptakan selalu kebahagian agar hidup kita selalu diselimuti kebahagiaan yang semakin berlimpah…
Salam SuksesMulia!
Source : Klik Aja!

Hiduplah dengan Tujuan


Apa tujuan hidup Anda? Ketika perjalanan hidup Anda tidak bertujuan, perhatian Anda akan mudah teralihkan, Anda gampang terombang-ambing dan terbawa arus tanpa arah.  Dengan tujuan, kehidupan Anda seperti kepingan teka-teki yang saling melangkapi.  ”Hidup dengan tujuan” menurut saya terjadi tatkala Anda melakukan apa yang Anda cintai dan kuasai untuk meraih sesuatu yang penting bagi hidup Anda.

Ketika Anda benar-benar hidup dengan tujuan, orang-orang, sumberdaya dan peluang yang Anda perlukan dengan sendirinya bergerak menghampiri Anda.  Dunia juga merasakan manfaatnya, karena ketika Anda bertindak sesuai tujuan hidup Anda yang sebenarnya, semua tindakan Anda dengan sendirinya berguna bagi orang lain.
Tujuan hidup saya adalah menginspirasi dan memberdayakan orang-orang untuk meraih kehidupan terbaik, kehidupan suksesmulia.  Karena saya memiliki tujuan hidup maka semua energi saya arahkan untuk mencapai tujuan itu.  Saya tidak mengenal lelah, saya rela berkunjung hingga pelosok daerah, saya rela tidak dibayar, saya rela mengurangi waktu tidur saya selama itu berhubungan dengan menginspirasi dan memberdayakan orang.
Tanpa tujuan sebagai kompas untuk membimbing Anda, target dan rencana tindakan Anda mungkin pada akhirnya tidak memenuhi kebutuhan Anda.  Tentu Anda tidak mau sampai di anak tangga tertinggi hanya untuk menemukan bahwa Anda telah menyandarkan tangga itu di tembok yang salah. Segeralah temukan apa tujuan hidup Anda, jangan Anda menyesal dikemudian hari karena Anda telah menaiki anak tangga yang salah.
Insan suksesmulia, apa tujuan hidup Anda? Apa peran atau kenangan yang akan Anda tinggalkan di alam semesta? Apa yang akan Anda banggakan ketika kelak Anda dipanggil pulang oleh-Nya. Ingatlah, harimau mati meniggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama.  Saya berharap nama Anda tidak terkubur bersamaan dengan dikuburnya raga Anda ke dalam tanah.
Salam SuksesMulia!
Source : Klik Aja!

Anak Kecil Sebagai Sumber Inspirasi


Seorang anak bernama Adora Svitak pernah berbicara di forum TED Amerika Serikat pada Februari 2010. TED adalah sebuah forum untuk berbagi beragam ide yang menginspirasi, menggerakkan dan bertujuan untuk membuat hidup banyak orang lebih baik. Adora Svitak hingga saat ini tercatat sebagai pembicara termuda di forum tersebut.  Adora lahir 15 Oktober 1997.
Adora adalah penulis esssay, cerita, blog dan buku. Kemampuan menulisnya dikenal orang saat ia berusia 6 tahun.
Di forum TED Adora mengajak agar orang dewasa juga bisa belajar dari anak-anak. Mengapa? Karena anak-anak adalah sosok dimana seseorang memiliki ide-ide serta kreativitas yang tak terbatas, dan anak-anak juga memiliki sikap optimistis yang besar akan banyak hal.
Insan SuksesMulia, ngomong-ngomong soal “belajar dari anak-anak” saya ingin bercerita tentang salah satu hot topik saat ini, yaitu sebuah aplikasi game puzzle fisika bernama Bubble Ball yang dimainkan di perangkat iPhone.
Bubble Ball selama dua minggu terakhir ini sukses menggeser popularitas Angry Bird. Angry Bird sendiri merupakan aplikasi game paling banyak diunduh pada 2010 –game seharga 99 sen yang pada Desember 2010 sudah menghasilkan uang sebesar 8 juta dolar Amerika.  Wow!
Menurut laporan ABC News, setelah diluncurkan akhir Desember 2010, Bubble Ball ini segera populer, bahkan selama 2 minggu telah diunduh oleh lebih dari 2 juta pengguna.
So, kalau ada game baru yang berhasil menggeser popularitas game sebelumnya, apa menariknya?
Yang menarik adalah, jika Angry Bird diciptakan 17 orang dari sebuah perusahaan bernama Rovio yang berbasis di Finlandia, maka Bubble Ball diciptakan oleh hanya seorang anak laki-laki berusia 14 tahun bernama Robert Nay. Robert Nay saat ini masih menjadi siswa kelas 2 SMP di Utah, Amerika Serikat.
Hmmm…..terbukti kita-kita, orang dewasa, beserta perangkat diri kita, ternyata tidak melulu lebih hebat ketimbang anak-anak. Mungkin benar kata Adora Svitak, bukan saatnya lagi kita sebagai orang dewasa hanya mengajari anak-anak dan membuat mereka belajar dari kita, tetapi kita-lah yang harus banyak belajar dari mereka. Belajarlah kepada siapapun, termasuk anak-anak!
Salam SuksesMulia!
Source : Klik Aja!

Syukuri yang Ada


Seorang perempuan muda tengah jalan-jalan bersama dengan perempuan muda lain yang menjadi sahabatnya. Di sepanjang kebersamaan mereka, si perempuan muda tak henti-hentinya mengeluh tentang hidup yang dijalaninya. Dan kegiatan jalan-jalan bersama ini, diakuinya menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan dan ditunggu-tunggu olehnya.

Si perempuan muda terlihat begitu bahagia menikmati jalan-jalan itu, walaupun ketika jalan-jalan, ia hanya melihat-lihat dan tidak membeli apa-apa. Si perempuan muda ini kemudian berkata pada sahabatnya, “Wah, andai hidupku begini terus ya. Seneng rasanya bisa keluar rumah dan jalan-jalan seperti ini. Untuk sesaat, rasanya aku bisa menikmati hidup lagi. Nggak perlu mikirin masalah suami, anak-anak, dan siklus kehidupan yang lagi-lagi tentang mereka. Seandainya saja aku bisa terus ngerasa bahagia seperti sekarang ini.”
Mendengar itu, sang sahabat yang sedari tadi hanya diam akhirnya mengambil tindakan. Tanpa ba-bi-bu, tiba-tiba ia mencubit tangan si perempuan muda. “Aw, sakit! Haduuuhh…..sakit tahu. Apa-apaan sih lo!” ucap si perempuan muda setengah marah.
Sang sahabat kemudian berkata, “Ketika tangan kamu nggak dicubit, kamu berasa nggak kalau tangan kamu rasanya enak? Nggak ada rasa sakit atau rasa pegal di tangan kamu itu. Ketika kamu aku cubit, kamu merasa sakit dan nggak nyaman. Setelah rasa sakit itu hilang, baru kamu ngerasa enak lagi. Hidup yang kita jalani juga sama. Nggak mungkin semua hal yang kita jalani itu mulus dan selalu indah. Pasti ada hal-hal yang tidak menyenangkan yang kita rasakan. Tahu nggak kenapa? Jawabannya sama seperti yang tangan kamurasain ketika aku cubit.”
“Hati kita juga sama. Kalau semua hal dalam hidup kita itu indah dan bahagia, apa iya kita akan bisa merasakan kebahagiaan itu sebagai sesuatu yang membahagiakan? Apa yang akan menjamin kita nggak akan kebas dengan rasa bahagia dan akhirnya kita jadi lupa bersyukur?”
“Atau sebaliknya, masa iya Allah menjadikan semua hal dalam hidup kita ini jelek, buruk dan bikin susah? Jangan-jangan kitanya saja yang nggak bisa melihat mensyukuri kemudahan dan kebaikan yang Tuhan berikan ke kita. Seperti tangan kamu sebelum aku cubit tadi. Yang kamu ingat cuma masalah-masalah yang kamu hadapi, tapi kamu lupa sama kondisi fisik kamu yang tidak kurang suatu apa saat ini. See?”
Insan SuksesMulia, yuk kita lebih jeli dalam melihat hal-hal baik yang terjadi pada diri kita… Semoga dengan itu, kita bisa menjadi lebih bersyukur, bahagia, dan lapang menjalani hari ini dan hari-hari kita ke depan.
Salam SuksesMulia!
Source : Klik Aja!